Activity

  • Greve Nash posted an update 1 year, 2 months ago

    Bagi kebanyakan umat Muslim, tentu tidak asing dengan yang namanya Sufi. Sufi sendiri ialah seseorang yang mendalami ilmu tasawuf, sebuah ilmu di mana mereka mencoba membersihkan diri mereka dari segala “kotoran” dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tentunya ada beberapa tokoh sufi yang terkenal. Salah satu yang mungkin banyak dikenal oleh orang yaitu Abu Nawas. Abu Nawas sendiri diketahui sebagai penyair sufi yang menjadikan karya dengan nilai yang mendalam. Akan melainkan, ada hal lain yang dikenang dari beliau, yaitu beberapa kisah jenakanya. Ya, Abu Nawas memang memiliki beberapa cerita lucu yang menarik untuk disimak. Pada artikel kali ini akan kita bahas sebagian humor dan cerita sufi lucu dari Abu Nawas.

    Yang pertama perihal dia melarang rukuk dan sujud dalam sholat. Khalifah Harun Al-Rasyid tentunya terkejut mendengar info hal yang demikian. Pun Khalifah sendiri juga dibilang suka fitnah. Khalifah bahkan memanggil Abu Nawas untuk mempertimbangkan kebenarannya. Saat ditanya, Abu Nawas mengiyakan perkataan hal yang demikian. Khalifah pun mengancam sanksi mati terhadap Abu Nawas. Akan tetapi Abu Nawas sendiri berkata seandainya ucapan hal yang demikian kurang lengkap. Ia berkata sekiranya memang tidak perlu rukuk dan sujud dikala melakukan shalat jenazah. Untuk perkara fitnah, diceritakan dalam QS Al-Anfal ayat 28 bahwa kekayaan dan si kecil-buah hati merupakan ujian (fitnah). Karena sang khalifah menyenangi keduanya karenanya sang khalifah menyenangi fitnah itu.

    Lalu cerita sufi yang kedua merupakan diusirnya
    annajiyah . Suatu dikala Raja mendapatkan mimpi sekiranya negerinya akan mengalami bencana karena Abu Nawas ada di sana. Untuk menghindarinya, Abu Nawas harus diusir dari negeri tersebut. Abu Nawas diizinkan kembali dengan syarat tak diperbolehkan berjalan, berlari, merangkak, melompat, menunggang keledai atau hewan yang lainnya. Kesudahannya Abu Nawas sendiri diusir dengan bekal sekadarnya. Karena kesusahan di negeri orang, walhasil Abu Nawas berupaya keras untuk mencari solusi. Sebagian hari kemudian, akhirnya dia menemukan ide dan bergegas untuk pulang. Kabar kepulangan Abu Nawas tentu menyebar ke segala negeri. Sang Raja pun berkeinginan mengetahui bagaimana cara sahabatnya pulang. Ia pun kecewa ketika mengenal sekiranya Abu Nawas pulang dengan bergelayut di bawah perut keledai dan bukaan ditunggangi.

    Cerita yang ketiga adalah Abu Nawas yang berharap terbang. Informasi ini menjadi diskusi banyak orang dan membikin keributan. Raja yang mendengar berita hal yang demikian, menentukan terhadap Abu Nawas. Abu Nawas bahkan mengiyakan kalau dia berkeinginan terbang pada hari Jumat di menara mesjid. Raja bahkan mengingatkan apabila Abu Nawas berbohong, maka ia menerima hukuman gantung. Hari Jumat malahan tiba. Orang-orang berkumpul di daerah yang dijanjikan. Abu Nawas sendiri bersiap di tempatnya. Abu Nawas malah mulai merentangkan tangannya dan mengepakkan tangannya seperti burung. Akan namun, ia sendiri tak terbang-terbang. Orang-orang malahan bertanya mengapa dia tak terbang. Abu Nawas hanya menjawab seandainya ia memang cuma ingin terbang dan bukan dapat terbang. Mendengar hal itu, orang-orang pun hanya bisa mengagumi kepandaian Abu Nawas. Raja yang mendengar kabar dari bawahannya pun hanya dapat ngakak.

    Itulah tadi sebagian cerita sufi lucu dari Abu Nawas. Meski ceritanya terdengar konyol, ada nilai kehidupan yang bisa dipelajari dari kisah hal yang demikian.